Life Update: December 2025
Hari ini, saya merenungkan apa yang sudah terjadi pada diri saya selama tahun 2025 ini.
Rasanya, tak banyak hal yang saya lakukan atau capai selama tahun ini.
Pertama-tama, saya mencoba hidup minimalis (walau tak sampai tahap ekstrim). Terinspirasi dari buku goodbye, things karya Fumio Sasaki, saya pun mulai membereskan serta membuang barang-barang yang tak saya butuhkan. Saya membuang meja besar dengan kursi, kabel-kabel, pakaian, hingga buku tahunan SMA saya. Semua saya buang ke tempat sampah, tanpa memikirkan untuk menjualnya kembali. Sekarang, di kamar saya hanya ada lemari berisi pakaian yang memang ingin saya pakai, kasur, laptop dengan meja kecil, serta beberapa buku.
Lalu, kondisi mental saya di tahun ini rasanya mirip-mirip dari tahun sebelumnya. Adakala saya merasa baik dan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu yang saya senangi, namun adakala saya merasa sangat depresi hingga tak dapat melakukan apapun dan meringkuk di kasur, terutama di bulan Desember ini, yang entah kenapa saya seringkali merasakan apa yang disebut holiday blues.
Intinya, hidup saya selama 2025 ini berjalan tak signifikan. Ada hal baik yang terjadi, namun ada juga beberapa hal buruk terjadi. Namun setidaknya saya survived.
Semoga tahun depan berjalan baik.